Ternak Ayam Petelur dengan Modal Kecil Untung Banyak


Ternak Ayam Petelur, merupakan usaha perternakan yang sangat menjanjikan. Itu karena peluang usaha ternak ini sangat banyak untungnya, penghasilan yang didapat bisa melalui penjualan ayam potong, anakan ayam, juga jual teluar ayam. Namun kamu ingin mencoba dan menjalani usaha ternak ayam petelur ini.

Sebelum melakukan usaha ini, sebaiknya pelajari mengenai cara aturan beternak ayam yang mendapatkan untung banyak. Kita harus mengetahui jenis jenis ayam  yang dibutuhkan oleh konsumen, menghitung hasil keuntungan yang didapat dari usaha ternak ayam petelur ini.

Kenapa Pengusaha Ayam Begitu Sangat Beruntung?

Itu mudah, Karena Telur ayam memiliki manfaat banyak yakni mengandung protein tinggi, telurnya juga bisa dikonsumsi, bisa juga untuk bahan masakan dan lain sebagainya.

kadang Telur Ayam sering dikonsumsi oleh para anak kos, anak asrama, anak pesantren, mungkin juga kamu yang sering makan telur ketika gak ada masakan lainnya. Selain itu, mengelola telur ini juga cukup simple. Tinggal digoreng dengan cara di ceplok atau di dadar, bisa juga telur digunakan bahan kue atau lain sebagainnya. Pokok ada saja kebutuhan telur ketika sedang memasak.

Bisnis Ternak Ayam Petelur hanya Modal Kecil

Jadi apabila kita mulai membuat peternakan ayam petelur, pasti ada saja yang terjual oleh usaha ini. Namun ada kalanya kamu harus mengetahui gimana cara budidaya ayam petelur ini.

Kali ini saya akan bagikan peluang usaha cara ternak ayam petelur yang simple dengan modal usaha kecil. Langsung saja kita bahas berikut ini.

1. Ketahui Jenis Ayam Petelur

Jika kamu sudah siap untuk mulai membuka ternak ayam petelur, pertama yang harus kamu lakukan ada mengetahui jenis jenis ayam.

Selain itu, kamu harus memilih ayam yang cocok untuk budidaya ayam petelur.

Ini penting banget loh, pasalnya pemilihan ayam juga menentukan hasil telur ayam dan harga jual.dan berakhir pada keuntungan yang didapatkan.

Jadi ada dua jenis ayam petelur yang bisa dijadikan ternak. Yaitu ayam petelur putih dan ayam petelur cokelat.

Ayam Petelur Putih

Ciri ciri ayam putih ini seperti:

  • Telurnya berwarna putih
  • Sangat sensitive dengan udara panas dan suara bising.
  • Memiliki berat badan yang ringan dibandingkan petelur putih.
  • Sering dijual dipasaran

Ayam Petelur Cokelat

Ciri cirinya ayam cokelat seperti :
  • Telurnya berwana cokelat.
  • Sulit dicari dan harganya juga cukup mahal
  • Harga telurnya juga mahal
  • Ukuran telurnya lebih besar dan lebih bulat
  • Bisa dijual sebagai ayam pedaging.


2. Memilih Bibit Ayam Petelur

Pemilihan bibit ayam petelur juga harus jeli dan teliti.Untuk mendapatkan telur yang sempurna, harus memilih bibit yang berkualitas jenisnya.

Ada dua cara yakni kamu bisa menetaskan bibitnya langsung atau bisa juga beli ke petani ayam petelur. Nah berikut ini yang harus kamu perhatikan dalam mmilih bibit ayam petelur :

  • Perhatikan pada bulu ayam, kemudian cari bulu yang halus dan mengkilap
  • Perhatikan juga kondisi bibit ayamnya ideal
  • Perhatikan juga pada induknya apakah sehat dan berkualitas
  • Perhatikan kondisi bibit ayam sehat
  • Perkembangan bibit ayam harus mulus
  • Perhatikan nafsu makan pada bibit ayam
  • Tidak memiliki cacat pada bibit ayam. Terutama pada badan


3. Membangun Kandang Peternakan Ayam Petelur

Banyak yang harus dipersiapkan untuk membuka ternak ayam petelur. Salah satunya menyiapkan kandang

Jika dirasa sudah memahami mengenai jenis bibit yang bagus. Kita lanjutkan untuk membuat kandangnya.

Membuat kandang juga harus disesuaikan kebutuhan seperti seberapa banyak ayam yang dikelola dan seberapa besar ayam petelur yang pelihara.

Namun secara umumnya, kandang dibedakan menjadi 2 model yaitu kandang baterai dan koloni/umparan.

Model Kandang Baterai

Bila kamu sedang membuka usaha peternakan ayam petelur, kandang yang cocok untuk dibuat yakni model kandang baterai ini.

Karena kandang baterai ini hanya bisa diisi oleh 1 ayam ekor saja.

Namun kandang ini memerlukan lahan yang luas untuk membuat kandang baterai.

Tetapi keuntungannya proses pengumpulan telur juga akan lebih mudah diambil. Karena telurnya sendiri sudah dipisahkan dari ayamnya

Model Kandang Koloni/Umparan

Ini berbeda dengan kandang baterai, yang sebelumnya ayam ditata dengan rapi. Namun yang ini kandang diletakan pada alas tanah, tidak ada sket antar ayam, ayam dikumpulkan jadi satu.

Namun bisnis ayam ternak ini hanya bisa dilakukan dengan skala kecil.

Keunggulan kandang ini bisa digunakan untuk ternak ayam daging.

Kelemahnya ketika ayam bertelur maka kita harus memilah milah pada ayam yang tersebaran di kandangnya.


4. Pemilihan tempat Ternak Ayam Petelur

Kamu harus mengetahui ini yaa, bila mengembangkan bisnis ayam petelur tidak sama dengan pelihara ayam dirumah, karena usaha ayam petelur membutuhkan lahan yang berskala besar.

Semakin besar kandang maka, lahan yang digunakan juga harus luas dan jauh dari pemukiman warga.

Tahu sendirikan bahwa kandang ternak ayam petelur ini sangat bau. Jadi mengharuskan kamu jauh dari pemukiman warga.

Solusi sih, kalo ada tempat luas seperti kebun sendiri atau tanah yang luas jauh dari warga. Bisa dijadikan pemilihan yang tempat kandang.


5. Sediakan Minum dan Pakan

Supaya perkembangan ayam menjadi sehat dan menghasilkan telur telur yang berkualitas, maka sediakan jenis pakan yang berkualitas.

Jenis pakan ayam biasanya yang ada dipeterakan hanya jagung, tepung ikan, dan sentrat

Nah ketiga pakan tersebut memiliki protein yang tinggi bagi ayam

Untuk pemberian pakan pada bibit ayam dibagi menjadi 2 fase yaitu starter dan finising

Strater ini bisa diberkan pada empat minggu awal. Sedangkan untuk finising diberikan pada hari minggu kelima sampai enam.

Untuk menjaga kesehatan pada ayam, bisa selipkan pada air minum yang diberi obat anti setres.

Obat ini bisa kamu campurkan pada air minum, kemudian berikan pada ayam tersebut.

Ouh ya jangan lupa berikan sedikit gula  agar rasa air tidak terlalu pahit.


6. Merawat Kandang Ayam Petelur

Kamu yang beternak ayam petelur harus melakukan bebarapa langkah perawatan ayam, yang terutama masalah kandang.

Kebersihan kandang harus diperhatikan dan didahulukan.

Bila kandang ayam bersih maka telur yang dihasilkan juga ikut berkualitas dan melancarkan proses penjualan.

Ayam ayam pada kandang yang bersih akan berdampak pada kualitas ayamnya, terutama terhindar dari stres, ketika panen telur tidak akan tertunda dan terhindar dari kerugian.

Pembersihan kandang dilakukan setiap hari, agar kandang tetap bersih. Berusaha ayam tersebut nyaman pada kandangnya.

Ada juga peternakan yang membuat kandangnya diatas kolam ikan. Ini supaya menyiasati pembersihan dan kotoran yang jatuh ke kolam.


7. Pemberian Vaksinasi Ayam

Selain membersihkan kandang yang wajib setiap hari. Jangan lupa berikan vaksin pada bibit ayam

ini supaya bibit ayam mendapatkan penambahan nutrisi dan vitamin ayam, sehingga ayam akan lebih tumbuh sehat.

Tidak hanya pemberian vaksin saja, pengecekan pada ayam harus diperhatikan secara rutin.

Nah apa bila kamu menemukan ayam yang sakit, segera pisahkan dari kandangnya, sebelum penyakit menyebar ke bebarapa ayam lainnya, terutama pada bibit atau indukannya.

Jika sudah dipisahkan berikan perawatan yang intensif pada ayam yang terkena penyakit tersebut. Berikan obat dan beberapa vitamin dan nutrisi tambahan supaya lekas sembuh.

0 Response to "Ternak Ayam Petelur dengan Modal Kecil Untung Banyak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel